Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tanpa henti, PT Socfindo Indonesia menggelar acara “Penyerahan Penghargaan Jubilaris 25 Tahun Masa Kerja”bagi karyawan Perkebunan Lae Butar. Acara berlangsung khidmat di Hotel Langgeng Jaya, Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (17/10/2026).
Sebanyak 73 pekerja menerima penghargaan atas pengabdian mereka selama seperempat abad tanpa terputus. Kehadiran jajaran manajemen hingga pejabat daerah menegaskan pentingnya peran sumber daya manusia bagi keberlangsungan perusahaan.
KOMITMEN MANAJEMEN TERHADAP KESEJAHTERAAN PEKERJA
General Manager PT Socfindo Indonesia, Erikson Ginting, didampingi Erik Obaza Barus, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi nyata perusahaan terhadap loyalitas karyawan.
“Manajemen hadir langsung untuk mengapresiasi para pekerja yang telah setia mendedikasikan dirinya selama 25 tahun. Mereka adalah pilar penting bagi kemajuan PT Socfindo,” ujar Erikson Ginting di sela-sela acara.
KEBIJAKAN PENSIUN DAN PELUANG BAGI GENERASI PENERUS
Dalam kesempatan tersebut, Erikson juga mengklarifikasi kebijakan perusahaan mengenai masa pensiun dan regenerasi tenaga kerja. Ia menegaskan dua poin penting :
Fleksibilitas Masa Kerja: Pekerja yang mencapai masa bakti 25 tahun tidak otomatis pensiun. Jika usia belum mencukupi, mereka tetap bekerja sesuai aturan. Bagi yang sudah memasuki usia pensiun namun masih ingin berkontribusi, perusahaan membuka ruang permohonan perpanjangan kerja melalui sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Prioritas Bagi Anak Pekerja PT Socfindo berkomitmen mengutamakan anak-anak dari karyawan yang pensiun untuk bergabung dengan perusahaan. “Anak pekerja akan kami utamakan sebagai bentuk keberlanjutan hubungan baik, namun tetap harus melalui tahapan seleksi resmi yang telah ditetapkan perusahaan guna menjaga kualitas profesionalisme,” tambah Erikson.
DUKUNGAN PEMERINTAH DAERAH
Acara ini turut dihadiri Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, Ketua DPRK Aceh Singkil, H. Amaliun, jajaran Forkopimda, Forkopimcam Gunung Meriah dan Simpang Kanan, serta insan pers.
Kehadiran para tokoh daerah ini memperkuat sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang stabil dan harmonis di wilayah Aceh Singkil.
Suasana haru dan bangga menyelimuti para Jubilaris saat menerima penghargaan, menandai tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier mereka di salah satu perusahaan perkebunan terkemuka di Indonesia ini. (MC)




