Ada yang janggal dari kunjungan Tim Panitia B dari Pemerintah Provinsi Aceh ke Kabupaten Aceh Singkil pekan ini.
Tim yang seharusnya melakukan evaluasi terbuka terkait Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sawit itu justru bergerak secara diam-diam. Tanpa publikasi, tanpa mengundang elemen masyarakat, tanpa melibatkan korban konflik lahan.
Informasi yang beredar, tim hanya bertemu tertutup dengan pihak perusahaan dan Bupati Aceh Singkil.
Ada apa? Kenapa harus sembunyi-sembunyi?
Padahal evaluasi HGU adalah isu yang sangat sensitif di Aceh Singkil.
3 ALASAN KENAPA PUBLIK HARUS CURIGA :
1. HGU di Aceh Singkil Berdarah-darah
Sengketa HGU di Singkil bukan barang baru. Bertahun-tahun warga berkonflik soal tumpang tindih lahan, tanah adat, dan janji kebun plasma 20% yang tak pernah jelas realisasinya. Jika evaluasi hanya dengar versi perusahaan, lalu di mana suara rakyat?
2. Rawan Kompromi Elit
Tanpa keterlibatan masyarakat, LSM, dan media, evaluasi HGU rawan hanya menjadi ajang "kompromi di atas meja" antara elite. Ujungnya, izin yang bermasalah bisa diputihkan, sementara warga tetap jadi penonton di tanahnya sendiri.
3. Melanggar Semangat Keterbukaan Informasi Publik.
UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) jelas menyebutkan, setiap proses yang menyangkut hajat hidup orang banyak WAJIB terbuka. Evaluasi HGU sawit yang luasnya ribuan hektar jelas menyangkut hajat hidup orang banyak.
PERTANYAAN KAMI UNTUK PEMERINTAH PROVINSI & BUPATI ACEH SINGKIL :
1. Perusahaan mana saja yang HGU-nya dievaluasi? Berapa luas dan kapan habis masa berlakunya?
2. Apa hasil evaluasinya? Apakah ditemukan pelanggaran plasma, pembukaan di luar HGU, atau HGU telantar?
3. Kenapa masyarakat, Keuchik, dan pemilik hak alas tidak dilibatkan?
Jangan jadikan evaluasi HGU sebagai formalitas tertutup. Jika memang bersih dan profesional, buka ke publik!
Kami meminta:
- DPRA Aceh untuk mengawasi kinerja Tim Panitia B ini
- Bupati Aceh Singkil membuka hasil pertemuan tertutup tersebut
- Ombudsman dan KPK untuk ikut memonitor proses perpanjangan dan evaluasi HGU di Aceh Singkil
Rakyat Aceh Singkil butuh kejelasan, bukan pergerakan siluman.tutup warga Rimo yang tidak disebut namanya. (MC)
