![]() |
| SD Negeri 107403 Cinta Rakyat. |
Metro7News.com, Percut Sei Tuan – Gawat, para guru di SD Negeri 107403 Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sepertinya mereka sudah tidak nyaman lagi melakukan Tupoksi mereka di sekolah tersebut.
Pasalnya, para guru dengan kehadiran Kepala Sekolahnya (Kepsek), yang berinisial NH, berjalan hampir dua tahun ini kurang harmonis, dan tidak ada kesamaan lagi dalam visi misi mereka yang mana saling bertolak belakang.
Menurut informasinya, semenjak sekolah tersebut digantikan dengan kepala sekolah yang baru, suasana sekolah itu tidak seperti yang sebelumnya. Apalagi dengan tindak tanduk Plt kepala sekolah yang baru ini, semua keputusan dilakukannya tanpa ada musyawarah.
"Kalau tidak senang, main pecat saja, tanpa dilakukan musyawarah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru honor yang dipecat tanpa alasan kuat. Sementara anaknya dikasih semua pengelolaan sekolah itu, seperti TU, Operator Sekolah, Pustakawan, juga sebagai tenaga pengajar Ekskul sekolah,"jelas para guru kepada awak media ini beberapa waktu lalu.
Ditambahkan mereka, banyak sekali permasalahan sekolah ini semenjak dijabat NH. Seperti anak kelas VI sudah dua tahun ini tidak diberikan buku K13, sementara, kurikulum sekolah sudah K13.
"Dan masih banyak lagi permasalahan sekolah ini, panjang kalau diterangkan satu persatu. Panjang ceritanya, kami sudah tidak mau lagi keberadaan Kepsek di sekolah ini. Kami semua sudah lakukan aksi demo ke UPT, namun sampai saat ini tidak dapat diselesaikan, kami pun tidak tau alasannya,"kesal guru-gurunya.
Menurut para guru, sekira 9 bulan lalu, tepatnya bulan Juli 2020, para guru melakukan aksi demo ke UPT Pendidikan Kecamatan Percut Sei Tuan. Namun itu semuanya hanya dikasih angin surga saja oleh yang berkompeten.
Bahkan menurut informasi yang diterima awak media, permasalahan ini pun sudah diketahui oleh salah seorang Anggota Dewan Dapil Kecamatan Percut Sei Tuan, namun permasalahan guru dan Kepala Sekolah (Kepsek), SD Negeri 106803 Percut Sei Tuan hingga saat ini tidak terselesaikan, bagaimana dengan pembangunan pendidikan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang bisa berjalan baik dan berkembang. Kalau institusi di sekolah itu tidak berjalan baik.
Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Lumbung Amanat Rakyat Sumatera Utara (LARaS), Firdaus Tanjung kepada awak media saat diminta tanggapan terkait kegaduhan di SD Negeri 107403 Cinta Rakyat.
Firdaus Tanjung dalam hal ini menyanyangkan tidak adanya sikap tegas dari penyelenggara pendidikan di Kabupaten Deli Serdang, artinya kenapa permasalahan ini tidak dapat diselesaikan, sehingga nantinya dapat menganggu kegiatan belajar mengajar dan ketidak nyamanan guru melakukan Tupoksi, kalau hal ini dibiarkan tanpa ada penyelesaian.
“Kita minta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, harus jeli dalam setiap pengangkatan kepala sekolah, apakah sudah layak diangkat atau tidak. Jangan karena ada apa-apanya, dilihat dilihat kompetensinya, main angkat saja. Beginilah kalau kita beli kucing dalam karung, seperti yang terjadi di SD Negeri 107403 Cinta Rakyat,”ketus Firdaus Tanjung, Selasa (06/04/2021).
Saat dikonfirmasikan terkait permasalahan ini kepada Kepala Bidang (Kabid), SD, Syamsuar Sinaga, Senin (05/04/2021), di ruang kerjanya mengatakan, Kepala Sekolah SD Negeri 107403 Cinta Rakyat secepatnya akan kita panggil untuk dimintai klarifikasinya terkait permasalahan di sekolahnya.
“Secepatnya kita panggil kepala sekolahnya, kita akan minta klarifikasinya terkait kegaduhan yang sudah terjadi di sekolahnya. Kalau tidak dapat dibina lagi Kepseknya, kita akan beri sanksi dengan pencopotan jabatannya,”tegas Syamsuar Sinaga. (red)
