-->

Notification

×

Iklan

Ketua DPD PAN OKU : Direktur PDAM Harus Transparan

Jumat, 28 Mei 2021 | Mei 28, 2021 WIB Last Updated 2021-05-28T10:17:08Z

 

Ketua DPD PAN OKU, Mirza Gumay.

Metro7news.com, Baturaja OKU - Persoalan distribusi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Tirta Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat, di Karenakan air yang di kosumsi saat ini tidak baik alias keruh.


Hal ini mendapat sorotan tajam dari Ketua DPD PAN OKU, Mirza Gumay. Menurutnya, yang paling bertanggungjawab soal baik buruknya air tersebut dalam hal ini adalah, Direktur PDAM Tirta Raja, secara teknisnya.


“Kita harapankan dalam hal ini, Direktur PDAM Tirta Raja harus transparan dalam pengelolaannya. Jangan seperti ada yang ditutup-tutupi. Jelaskan apa yang tejadi di instalasi PDAM Bakung,”tegas Mirza Gumay kepada awak media ini, Jum’at (28/05/2021).


Menurut informasi yang diterima, bahwa pasokan air yang diolah oleh PDAM Tirta Raja bersumber dari Sungai Ogan yang diduga tidak bersih, kedua instalasi tersebut banyak terjadi kerusakan dan perlu perbaika infrastrukturnya, ketiga instalasi itu sudah tidak mampu lagi mengelola dan menampung air bersih.


Jadi dalam hal ini, perlu adanya penambahan infrastruktur atau diperlukan pembuatan instalasi baru yang lebih modern


“Memang untuk memperbaiki pengelolaan air bersih di Kabupaten OKU, dalam hal ini PDAM Tirta Raja  memerlukan dana yang cukup tinggi. Jadi silahkan Direktur PDAM OKU bicarakan dengan Bupati, dan DPRD OKU,”ucap Mirza Gumay, sembari mengatakan, kami siap bersama-sama mencari solusi demi terciptanya air bersih yang layak bagi masyarakat OKU.


Masih Kata Mirza Gumay, kita sekarang sudah tertinggal jauh dari kabupaten/kota lain mengenai produksi air bersih yang layak untuk dikonsumsi masyarakat.


“Kita tau, permasalahan dalam hal ini adalah masalah pendanaan. Kalau kita mau mencari jalan keluar dari permasalahan ini, tentu ada jalan keluarnya. Disinilah perlu adanya Koordinasi Pemerintah Kabupaten OKU dengan pihak DPRD,”ungkapnya melalui pesan singkat WahtsApp. 


Sementara, Abi Kusno selaku Direktur PDAM Tirta Raja mengatakan, bahwa permasalahan ini akibat ketidakmampuan kapasitas Water Treatment Plan (WTP), itu sudah tidak memadai lagi, dan ini merupakan kelalaian selama ini.


“Secara teknis, alasan yang disampaikan Abi Kusno tersebut tidak logis, seharusnya akui saja ketidakmampuannya dalam mengelola PDAM Tirta Raja,”ketus Mirza Gumay.


Padahal, alokasi anggaran tiap tahun yang  cukup pantastis untuk pengadaan jaringan oleh PU, bukan PDAM. Semestinye PU prioritaskan WTP untuk proses penjernihan agar tidak ada endapan atau korosi seperti yang dikatakan Direktur PDAM, kalau sesuai standar.


“ Jika masalah ini mau dibahas secara detail, cukup panjang untuk diulas, untuk itu silahkan Direktur PDAM berkoordinasi pada pihak terkait dan DPRD OKU,”pungkas Mirza Gumay. (Fiz)


×
Berita Terbaru Update