![]() |
| Wakil Bupati Deli Serdang H. Ali Yusuf Siregar pimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan ibadah Idul Fitri 1442 H tahun 2021 di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Deli Serdang. |
Metro7News.com, Deli Serdang – Pemkab Deli Serdang mengelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan ibadah bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 yang berlangsung di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Deli Serdang, Jum’at (06/05/2022).
Rapat tersebut dilakukan guna menindak lanjuti surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 800/2784/SJ tanggal 04 Mei 2021 tentang pelarangan kegiatan buka puasa bersama pada bulan suci Ramdhan dan kegiatan open house/ halal bi halal pada hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 dan surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia No. SE 03 tahun 2021 tanggal 5 April 2021 tentang panduan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021.
Dalam pelaksanaan rapat tersebut terlihat hadir ,Wakil Bupati Deli Serdang H. Ali Yusuf Siregar,Asisten l Drs. H. Citra Efendi Capah, M.SP, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK, Dandim 204 DS Mayor Inf Toto Triyanto, Kadis Kominfo Dr. Dra, Hj. Miska Gewasari, MM dan seluruh OPD juga Camat se-Kabupaten Deli Serdang, Kades se-Kabupaten Deli Serdang serta tokoh agama.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Deli Serdang HMA Yusuf Siregar menyampaikan terima kasih atas kehadiran bapak sekalian, seyogyanya Bapak Bupati dan Sekda hadir disini tetapi karena ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan maka saya diperintahkan menggantikan beliau.
Kita ketahui bahwa saat ini situasi penyebaran Virus Covid-19, begitu parahnya, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi agenda Idul Fitri. Sesuai data yang saya terima, Kabupaten Deli Serdang rata-rata angka kematian 10 Org/hari akibat Covid ini.
Oeh karena itu kami mengundang bapak dan ibu untuk hadir agar bisa saling memberi masukkan, apa tindakan yang akan kita lakukan dalam memperkecil atau memutus mata rantai penyebaran Virus Corona ini.
"Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi, saya berharap kepada Camat dan unsur Muspika beserta jajarannya coba pahami dan pelajari maksud dari surat Mendagri tersebut, baca, pahami dan laksanakan,"pintanya.
Semua berawal dari desa dan kelurahan lalu kecamatan dan selanjutnya ke kabupaten, bila kabupaten sudah tidak bersih berarti kecamatan dan desanya juga tidak bersih.
"Saya berharap dengan dilakukanya rapat ini kiranya kita semua bisa melakukan pencegahan penyebaran terhadap virus Covid-19 ini,"ucapnya.
Lebih lanjut Wabub juga mengharapkan kepada Kapolresta dan Dandim Deli Serdang bahwasanya Kabupaten Deli Serdang sudah menjadi zona merah dikarenakan banyak yang terpapar virus Covid-19. Masyarakat kita masih ada yang tidak mau melaksanakan protokol kesehatan baik ditingkat desa dan kecamatan.
"Saya juga merasa ketika masuk ke mesjid sebahagian besar tidak menggunakan masker,"sebutnya.
Saya berharap kepada Kapolresta dan Dandim 0204 dan yang hadir, terutama kepada para Camat, saya tekankan bahwa ini sudah sangat memprihatinkan, mari kita bekerja sama untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19 ini.
Kepada Kadis Kesehatan agar memaparkan situasi dan kondisi daerah saat ini. Dan juga kepada Kadis Kominfo agar melakukan sosialisasi melalui radio himbauan untuk mengantisipasi virus Covid-19, karena Infokom Kabupaten Deli Serdang memiliki 2 siaran radio dan 1 khusus menyampaikan informasi sosialisasi tentang Covid-19.
Sementara itu Kadis Kesehatan Deli Serdang memaparkan bahwa yang telah meninggal sampai dengan akhir bulan April sudah mencapai 100 orang. Pelaksanaan swab dan vaksin yang telah kita lakukan perharinya dapat dilaksanakan sebanyak 385 Orang, jadi bisa kami simpulkan penambahan kasus itu antara 20 - 40 kasus perhari.
Beberapa waktu yang lalu kita sudah adakan pertemuan dengan Gubernur dimana dinyatakan bahwa semua rumah dakit sudah penuh dan diharapkan juga kepada kita semua untuk mengaktifkan Pustu yang sudah tutup untuk menampung OTG yang akan diisolasi mandiri.
"Kami laporkan juga, bahwa melalui petugas, kami tidak bisa mendeteksi warga yang mengisolasi sendiri, sehingga apabila ada yang meninggal kami tidak bisa pantau, meskipun sudah dibantu oleh Babinsa dan Babinkantibmas, begitu juga rumah sakit yang ada di Deli Serdang,"imbuh Kadis Kesehatan Deli Serdang.
Sekarang ini masih jauh dari ketersediaan fasilitas untuk penanganan pasien yang terpapar Covid. Sedangkan untuk vaksinasi kita sudah salurkan dan diutamakan untuk Guru dan kemudian para Lansia.
"Untuk lansia sudah dibagi sebanyak 1350 Dosis dan ini juga menjadi kendala kami karena ketidak tepatan pendistribusiannya dan selanjutnya kami juga akan menyalurkan vaksin buat Purnawirawan,"tambahnya.
Selanjutnya Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK meminta petugas di objek wisata untuk memonitor pengunjungnya, hal ini untuk mempermudah membatasi jumlah pengunjung, begitu juga dengan pusat perbelanjaan, cafe dan hotel. Agar satgas Covid-19 memiliki juru bicara yang dapat mengupdate perkembangan situasi, hingga dapat melakukan pemetaan dimasing- masing kecamatan agar lebih cepat dilakukan penanganan, baik dengan PPKM sekala Mikro dan lainnya.
Hari ini kita terus melakukan upaya penekanan terhadap penyebaran virus Covid-19 dengan melakukan kegiatan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan di seluruh wilayah vaksinasi penyemprotan disinfektan dan lainnya.
Dandim 0204 Deli Serdang, Letkol Kav Zaki Yudhantara menyampaikan bahwa TNI dan Polri masih terus melakukan monitoring di wilayahnya hingga saat ini juga melakukan berbagai upaya sosialisasi secara terus-menerus.
Dewan Mesjid Deli Serdang menyampaikan akan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat akan untuk patuhi protokol kesehatan dan menyatakan dukungan pada Satgas Covid-19 Kabupaten Deli Serdang untuk menekan penyebaran virus Covid-19.
Ketua FKUB Kabupaten Deliserdang, H. Waluyo menyampaikan, bahwa surat edaran apapun terkait hal ini belum pernah diketahui FKUB bahkan pihaknya tidak pernah dapat data seperti apa kondisi terkait penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Deli Serdang, dan minta diberikan informasi secepatnya agar dapat disampaikan pada masyarakat terkait perkembangan situasi saat ini sehingga masyarakat paham tentang situasi saat ini.
(Yan)
