![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting, laksanakan kegiatan vaksinasi tahap I kepada pelajar untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). |
Metro7news.com, Binjai - Kepala Dinas (Kadis), Pendidikan Kota Binjai, Sri Ulina Ginting, SP.d atau yang akrab disapa Lina, kepada awak media menyampaikan, Selasa (31/08/21), bahwa Dinas Pendidikan Kota Binjai telah melaksanakan Vaksinasi tahap pertama kepada para pelajar yang ada di Kota Binjai, khususnya untuk sekolah umum bukan Madrasah, bertempat di SMP Negeri 1 Binjai, Jalan Sulthan Hasanudin dan untuk sekolah berbasis Madrasah bertempat di salah satu Madhrasah yang ada di Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat.
Masih kata Kadis Pendidikan, ada pun target peserta yang akan di lakukan Vaksinasi tahap pertama yaitu sebanyak 1000 siswa. Kegiatan Vaksinasi ini bertujuan untuk menghadapi kegiatan tatap muka secara berkala yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Binjai di pertegahan September. mendatang.
Selain itu, untuk menghadapi pembelajaran tatap muka, pihak sekolah wajib membuat SOP yang jelas antara pihak sekolah yang mengadakan kegiatan belajar tatap muka dan orang tua peserta didik sesuai kesepakatan bersama.
“Proses pembelajaran tatap muka bisa di lakukan dengan izin orang tua peserta didik untuk mengizinkan anaknya melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah,”ucap Kadis Pendidikan Kota Binjai.
Ditambahkanya lagi, Dinas Pendidikan Kota Binjai dalam hal ini melanjutkan intruksi dari Gubernur Sumatra Utara, dengan No.188.54/39/2021 untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas (PTMT), masih menunggu itruksi dari Pemko Binjai agar segera dilaksnakan. Karena masih ada 11 kelurahan di Kota Binjai yang masih kondisi zona merah.
Oleh karena itu untuk mempersiapkan peserta didik, Dinas Pendidikan Kota Binjai terus berupaya mempersiapkan siswa dan guru untuk dilakukan Vaksinasi. Hal ini sebagai bentuk pencegahan dan mengurangi dampak dari pandemi Covid-19.
“Soalnya kita sudah ingin segera melakukan kegiatan PTMT, agar proses belajar mengajar untuk mencerdaskan anak bangsa secara profesional dan bertanggung jawab. Saat ini kami tinggal menunggu arahan dari Pemprov Sumatra Utara, khususnya Pemko Binjai," .
(FM).

