| Dua korban longsor Sibolangit lagi mendapat rawatan intensif di rumah sakit. (foto/ist) |
Metro7news.com, Medan - Peristiwa longsor yang terjadi pada Sabtu (23/10/2021), di sekitar daerah tikungan PDAM Tirtanadi Brastagi, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, yang mengakibatkan 3 korban meninggal, 2 luka berat.
Dari 3 yang meninggal, dua di antaranya merupakan ibu dan anak yang tercatat sebagai warga Langkat.
Berikut ini daftar nama para korban longsor di tikungan PDAM Tirtanadi Sibongit yang mengalami luka-luka yakni, Gusrini Hagaina Br Ginting (23) warga Jalan Bunga Sedap Malam I nomor 48, Kecamatan Medan Johor (luka-luka) dan Ferdinand Tarigan (32) warga Jalan Pales VII A nomor 37, Kecamatan Medan Tuntungan.
Kemudian, tiga korban meninggal dunia yakni, Layani Br Bangun (58), warga Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Novita Sari Br Sembiring (anak dari Layani Br Bangun) serta Armando Sebayang (31), warga Jalan Parang IV, Kecamatan Medan Johor.
Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar menjelaskan, mobil Xenia B 2236 KFB melintas di Jalan Jamin Ginting Kilometer 36, tepatnya di tikungan PDAM Tirtanadi, dan tiba-tiba ditimpa bebatuan bercampur tanah.
"Akibat tertimpa batu besar dan longsoran tanah, mobil berpenumpang lima orang itu tertimbun. Petugas Satlantas yang sedang bertugas mendapat informasi tersebut tiba di lokasi kejadian. Kemudian mengevakuasi para korban bersama masyarakat serta pengendara lainnya untuk dibawa ke rumah sakit,"katanya, Minggu (24/10/2021).
Dari hasil evakuasi, kata Sonny, kelima penumpang mobil Xenia tersebut, ada yang meninggal dan terluka.
"Tiga orang meninggal dan dua selamat,"jelasnya singkat.
Soal kondisi saat ini, tambah Sonny, jalur yang longsor sudah dapat dilewati meskipun belum begitu lancar.
"Mobil yang ringsek berat belum dievakuasi masih di TKP,"pungkasnya. (red)