-->

Notification

×

Iklan


Begini Kronologi Sampan Karam Di Siulang Aling Kecamatan Muara Batang Gadis

Rabu, 22 Desember 2021 | Desember 22, 2021 WIB Last Updated 2021-12-22T22:59:33Z
Personel dari Dit Samapta Polda Sumut bersama dengan pesonel Polres Madina dan Polsek Muara Batang Gadis berhasil menemukan korban yang terseret arus sungai saat banjir. (foto/M Syawaluddin)


Metro7news.com, Madina - Kejadian naas sampan (Robin), karam yang ditumpangi 6 orang di Wilayah Siulang-aling Kecamatan Muara Batang Gadis berawal kejadiannya, Senin (20/12/2021), sekira pukul 13.00 WIB.


Saat itu, dimana Samaeli Bulolo (20), bersama  Bute Laia (19), Likani Waruwu (16), Deriman Gulo (16), November Waruwu (11), dan Karoni Bulolo (11), kesemuanya Warga Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, berangkat menuju arah Siulang-aling untuk mengambil sayur dengan menaiki sampan (Robin), kecil yang dikemudikan Samaeli Bulolo.


Sesampai ditengah sungai yang pada saat itu berarus deras akibat banjir yang melanda Kabupaten Mandailing Natal, mesin sampan yang dikemudikan Samaeli mengalami mati mesin. Sehingga Sampan yang mereka tumpangi hanyut dibawa arus derasnya Sungai Parlampungan dan terbalik seketika itu, sehingga semua penumpang turut hanyut.


November Waruwu yang turut menaiki sampan naas itu, setelah tersangkut diranting kayu berusaha meminta pertolongan dengan berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan minta tolong, Aroli Waruwu (39), datang untuk menolong dengan berenang menarik November Waruwu dan Karoni Bulolo ke tepi sungai.


Sementara itu Samaeli Bulolo yang hanyut ke arah Sungai Parlampungan yang berjarak ± 200 meter dari kedua korban, mencoba berenang menolong Likani Waruwu.


Namun akibat derasnya arus sungai,  membuat Likani Waruwu terlepas dari tangan Samaeli Bulolo setelah itu korban lainnya sudah tidak terlihat lagi, ketiga korban lainnya ikut tenggelam bersama sampan tersebut.


Selang tidak berapa lama, melintas Rahadi alias Gendut Rangkuti (31), Warga Desa Ranto Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis dan memberikan pertolongan dan langsung membawa korban selamat ke pondok.


Kapolsek Muara Batang Gadis, IPTU Saszorro Effendy yang dihubungi melalui telepon membenarkan hal kejadian sampan tenggelam di Parholatan Sungai Parlampungan Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis.


Hingga, Rabu (22/12/2021), tim gabungan Dit Samapta Polda Sumut yang dipimpin, Iptu Zulkifli bersama keluarga korban masih terus melakukan pencarian terhadap ke 3 orang yang belum ditemukan.


"Pencarian hari ini dihentikan pada pukul 18.30 WIB, dan akan dilanjutkan esok,"ungkapnya. (MS)

×
Berita Terbaru Update