
Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis. (Foto : Syawal)
Metro7news.com | Madina - Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis mengultimatum perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining agar menjalankan kegiatan riilnya kepada Pemkab dan DPRD Madina paling lambat sampai bulan Agustus 2022.
Tenggang waktu menunggu pencabutan izin ini disampaikan Erwin didalam menyikapi ketidakjelasan aktifitas perusahaan itu di Madina.
"Saya berikan ultimatum sampai bulan Agustus kepada PT Sorikmas Mining untuk menjalankan kegiatan riil mereka di Madina paling lambat bulan Agustus. Bila hal laporan kegiatan/laporan riil tersebut sampai bulan itu belum juga dilaksanakan, maka DPRD Madina bersama Pemerintah Daerah akan mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin PT Sorikmas Mining," jelas Erwin, Rabu (22/06/2022).
Disis lain, Erwin menyebut mendapat informasi PT Sorikmas Mining bermain di bursa saham yang nota benenya ini menguntungkan perusahaan.
Sementara ungkapnya, Sorikmas Mining banyak meninggalkan konflik dikalangan masyarakat sekitar Wilayah Kerja Perusahaan (WKP), misalnya ganti rugi lahan masyarakat yang sampai hari ini belum juga tuntas.
"Saya menilai ini pembodohan publik. Pembebasan lahan yang ditargetkan sudah selesai enam bulan, namun sudah hampir dua tahun belum juga selesai," ujarnya.
Selain itu, perusahaan tersebut beberapa kali memindahkan akses jalan menuju lokasi pertambangan di Tor Sihayo yang mana awalnya mereka pilih dari Desa Bange, kemudian berpindah ke Pasar Malintang dan akhirnya menggunakan akses jalan dari Desa Malintang.
"Ini juga bukti ketidak mampuan Sorikmas Mining menyelesaikan persoalan mereka, maka karena itu sangat pantaslah kita memberikan waktu sampai bulan Agustus mereka menjalankan kegiatan nyata. Bila tidak saya bersama Pemerintah Daerah akan membuat rekomendasi pencabutan izin kepada Pemerintah Pusat," tegasnya.
Disamping itu dia juga menyatakan, bahwa masyarakat Madina sangat mengharapkan investasi masuk ke daerahnya, tetapi investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat.
"Kita sangat juga membutuhkan investasi termasuk PT Sorikmas Mining. Tapi mereka harus konsekwen dan intinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
(Syawal)