![]() |
| Kunjunga Jokowi ke Kecamatan Belawan, Kota Medan dalam rangka mininjau bedah rumah atau penataan kawasan rumah layak huni. (Foto : Safitri) |
Metro7news.com | Medan - Dalam kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Sumatera Utara, salah satu agendanya adalah meninjau bedah rumah atau penataan kawasan rumah layak huni di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Kamis (07/07/2022).
Kunjungannya tersebut, mendapat aplaus dari masyarakat Belawan. Terlihat begitu antusiasnya masyarakat Belawan dalam menyambut kunjungan Jokowi yang rencana tiba, sekira pukul 13.30 WIB.
Pantauan awak media ini di lapangan, terlihat anak-anak sampai orang dewas memadati sepanjang Jalan Bagan Deli, Belawan, mereka sudah berada di sepanjang jalan tersebut mulai pukul 12.30 WIB.
![]() |
| Antusias masyarakat Belawan untuk menyaksikan kedatangan Presiden Jokowi untuk melihat bedah rumah di Kecamatan Belawan. |
Siang itu, Jokowi melihat telah di mulainya perbaikan kawasan Kampung Belawan Bahari. Sudah terlihat beberapa rumah yang sudah tertata di daerah tersebut.
Penataan ini merupakan program kolaborasi antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta pemerintah daerah.
“Yang ingin kita kerjakan di sini adalah penataan kawasan, penataan rumah-rumah yang layak huni, dan sudah dimulai oleh pemerintah kota, kemudian nanti pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU akan kebagian penataan kawasannya,” ujar Jokowi.
Kepala Negara berharap program kolaborasi ini dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di wilayah tersebut.
“Jadi air bersihnya, sanitasi, jalan kampungnya, semuanya akan ditata biar lebih sehat, baik,” pintanya.
Ditambahkannya, selain penataan kawasan, pemerintah juga akan membangun tanggul untuk mengatasi banjir rob yang kerap terjadi di Kecamatan Belawan.
“Baru dalam proses lelang. Nanti kalau sudah selesai lelang, langsung dijalankan. Karena ini memang sudah berpuluh tahun banjir rob di sini dan tidak ditangani. Ini kita mulai," tegas Jokowi.
Berdasarkan data dari BKKBN, sejumlah rumah di permukiman tersebut tercatat dalam kondisi tidak layak huni dengan tempat pembuangan air yang kurang baik. Untuk itu, diperlukan perbaikan rumah tersebut agar dapat mengurangi risiko stunting atau kekerdilan pada keluarga.
Dalam perbaikan rumah tersebut, pemerintah menerapkan teknologi rumah sistem panel instan (Ruspin) yang merupakan salah satu pengembangan di bidang teknologi rancangan konstruksi bangunan rumah tinggal maupun bangunan umum lainnya.
Dengan teknologi tersebut, desain bangunan dapat dibongkar pasang maupun dipasang secara permanen.
Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
(Safitri)

