![]() |
| Penyemuran kulit Ayam di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. (foto : istimewa) |
Metro7news.com | Percut Sei Tuan - Puluhan Warga Desa Bandar Klippa merasa keberatan dengan adanya penjemuran kulit Ayam yang menimbulkan bau busuk, yang berdampak warga merasa mual dan pusing-pusing.
Salah seorang warga berinial KN mengatakan pada awak media, Senin (15/08/22) sekira pukul 10.00 WIB, mengatakan, mereka merasa pusing dan mual akibat pencemaran bau busuk dari penjemuran kulit Ayam tersebut.
![]() |
| Tanda tangan warga agar penyemuran kulit Ayam di Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan di tutup. |
"Baunya menyengat sekali bang, bahkan kalau kita mau makan harus ke kamar, biar tidak tercium baunya," ucap KN
Begitu juga dengan ibu rumah tangga berinisial DS (53) mengatakan, dia di tuduh oleh pemilik penjemuran kulit Ayam tersebut sebagai provokatornya.
"Saya di tuduh sebagai provokator, padahal warga merasa terganggu akibat bau yang di timbulkan dari penyemuran kulit Ayam, yang di bawa angin," ujar DS.
Wajar warga marah dan membuat tanda tangan agar Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan segera menanggapi permasalahan ini. Dan menghentikan penjemuran kulit Ayam yang berdampak terhadap masyarakat.
Sementara, Safar sebagai Ketua RT V Dusun IV pada awak media mengatakan, bahwa warga Jalan Satria Dusun IV, Desa Bandar Klippa, telah menandatangani adanya keberatan warga terhadap penjemuran kulit Ayam tersebut.
"Sudah dua kali saya ke lokasi, pengelola penjemuran kulit Ayam tersebut, namun pengelolanya menghentikan dalam 2 hari saja," ucap Safar.
Katanya, selang 2 hari pengelolanya kembali melakukan aktifitas dan tidak menghiraukan peringatan yang kita berikan.
Terpisah Kasi Trantib Percut Sei Tuan Gontar Panjaitan mengatakan, akan turun ke lokasi untuk berkordinasi sama Kadesnya.
"Saya akan kordinasi dulu sama Kadesnya, selanjutnya akan terjun langsung ke lokasi," jelas Gontar.
(BS)

