-->

Notification

×

Iklan


Kondisi Jalan di Beting Semelur Akhirnya Mendapat Perhatian

Sabtu, 15 Oktober 2022 | Oktober 15, 2022 WIB Last Updated 2022-10-15T13:11:19Z
Warga bergotong-royong membersihkan lokasi jalan yang selama ini seperti kubangan kerbau akibat saluran drainase tumpat akibat sampah. (foto : Dst7)

Metro7news.com | Tanjung Balai - Kondisi jalan yang tergenang oleh air selama bertahun-tahun di Lingkungan VIII, Jalan Masjid simpang Jalan Kenanga, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar atau yang sering disebut dengan Beting Semelur kini mulai mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tanjung Balai. 


Setelah beberapa kali kondisi jalan yang menyusahkan warga sekitar diberitakan oleh media ini, akhirnya, Sabtu (15/10/22) jalan tersebut mulai dibersihkan dari genangan air oleh sejumlah masyarakat setempat, dibantu oleh Personil Pemadam Kebakaran dan Dinas PU Tanjung Balai. 


Satu unit pemadam kebakaran yang di kirim Pemko Tanjungbalai untuk membersihkan dan melakukan penyedotan air dari saluran drainase yang tidak mengalir atau tersumbat.

Sejumlah warga terlihat saling bahu membahu untuk mengeluarkan sampah yang menyumbat di dalam saluran drainase. Upaya tersebut dilakukan untuk memudahkan turunnya debit air ke dalam aliran drainase menuju tepi sungai yang baru saja dibangun oleh Dinas PUPR Tanjung Balai. 


Untuk membersihkan lokasi tersebut, satu unit kendaraan pemadam kebakaran juga diturunkan ke lokasi guna menyedot air yang tergenang. 


Warga yang ikut bergotong-royong berhasil mengumpulkan tumpukan sampah yang berasal dari saluran drainase yang telah bercampur dengan lumpur. Tumpukan sampah plastik bercampur lumpur tersebut kemudian dibuang dengan menggunakan mobil pickup yang sengaja disewa oleh Kepala Lingkungan VIII. 


Saniah, Kepala lingkungan VIII, Kelurahan Sirantau, kepada media ini mengatakan dirinya merasa lega dengan dimulainya pembersihan terhadap genangan air dan pembuatan drainase yang langsung mengalir ke sungai oleh Dinas PUPR Tanjung Balai, seperti yang diharapkan oleh warga lingkungannya selama ini. 


Menurutnya, setelah sekian lama kondisi air yang menggenangi badan jalan yang mengakibatkan terputusnya akses jalan menuju masjid tersebut mereka adukan kepada Pemko Tanjung Balai. Namun baru saat ini harapan mereka mendapat perhatian. 


"Akhirnya saya merasa sangat lega, sebab masalah jalan ini sudah cukup lama tidak mendapat perhatian, bahkan dalam beberapa kali Musrenbang, hal ini yang utama saya sampaikan. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai diperhatikan. Kepada Metro7news.com kami ucapkan terimakasih, karena sudah ikut berperan dalam hal ini," ujarnya. 


Saniah juga menyampaikan, bahwa selama kondisi jalan tersebut tergenang dan tidak dapat dilalui, dirinya lah yang menjadi sasaran komentar dan pertanyaan warga. Dirinya juga berharap akan kesadaran warga lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan. 


Saniah juga mengungkapkan bahwa disisi drainase terdapat pipa PDAM yang mengalami kebocoran besar, hingga dipastikan air dari PDAM tersebut juga menyebabkan tergenangnya air di badan jalan. 


"Sebenarnya warga harus memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Selama ini kami kesulitan untuk membuang sampah, sebab tidak ada truk sampah yang masuk kesini. Satu lagi, itu abang lihat disisi parit itu ada pipa PDAM yang bocor dan mengeluarkan air cukup deras. Kalau tidak ditangani segera, maka badan jalan akan terus digenangi oleh air," tutupnya. 


(Dst7)

×
Berita Terbaru Update