![]() |
| Camat Percut Sei Tuan memimpin pringatan Hari Kesadaran Nasional, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Jalan Enggang, Perumnas. (foto : yan) |
Metro7news.com | Percut Sei Tuan - Camat Percut Sei Tuan, A. Fitriyan Sukri dan seluruh unsur Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan, mengajak masyarakat melalui kepala desa (Kades) dan Lurah serta kepala dusun (Kadus) dan kepala lingkungan (Kepling) di kecamatan tersebut untuk terus meningkat kan jiwa bergotong-royong dan kebersamaan.
Hal itu disampaikannya pada Apel Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan di Lapangan Enggang, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (17/10/22).
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini dilaksanakan setiap tanggal 17 pada setiap bulannya dan dilaksanakan berpindah- pindah setiap desa yang ada di kecamatan tersebut.
Pada kata sambutannya, Camat Percut Sei Tuan, meminta kepada seluruh Kadus dan Kepling sebagai perpanjangan tangan pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat paling bawah, untuk dapat mengedukasi masyarakat, baik itu di pengajian maupun di perwiritan agar para orang tua dapat memberikan arahan pada anak-anak mereka untuk tidak memberikan keluar malam sampai pukul 24.00 WIB.
"Ini demi menjaga agar tidak terjadi pada anak mereka terikut dan terjerumus dengan tindakan kriminal melakukan kejahatan, seperti geng motor maupun narkoba serta Perbuatan lainnya," jelas Camat.
Sementara, pihak Kecamatan Percut Sei Tuan telah membuat surat kepada seluruh Kades dan Lurah untuk melakukan Jam malam dan menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.
"Dalam hal ini Kadus dan Kepling juga dapat mengajak masyarakat untuk berperan aktif memilah sampah mereka masing-masing sebelum mereka buang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS)," tambahnya.
Sebab lanjut Camat Percut Sei, sampah di kecamatan ini sudah menjadi permasalahan yang sangat serius dan Samapi saat belum bisa dapat dicari solusi nya.
Dalam hal ini, Camat berharap TPS yang ada di Kelurahan Kenangan diminta untuk sergera ditutup karena berada di daerah pemukiman.
Namun, sampai saat ini belum dapat menutup lokasi tersebut, seban nantinya apa bila ditutup TPS tesebut akan menimbulkan masalah baru.
"Saya minta dengan tegas agar para Kasus dan Kepling untuk mengajak masyarakat dapat memilah sampahnya sebelum dibaung ke TPS, seperti sampah plastik," ungkapnya.
Camat Percut Sei Tuan, mencontohkan seperti yang telah dilakukan anak-anak pesisir di Desa Percut baru baru ini. Setiap satu anak dapat melakukan pemilihan sampah plastik, setiap satu hari sekali.
"Saya salut dan bangga pada anak-anak pesisir yang telah melakukan ini, dan ini harus bisa di contoh oleh desa-desa lain yang ada di kecamatan ini," pungkas Camat.
Hadir pada acara tersebut Koramil13 Percut Sei Tuan, Mayor R. Sembiring, mewakili Kapolsekta Percut Sei Tuan, Iptu Rohim Dali Munthe dan Korwilcam Dinas Pendidikan Percut Sei Tuan, Kosmaida br. Samosir, Kepala UPT Bapenda wilayah IX Percut Sei Tuan, H. Irsyam, Kades dan Lurah se-Kecamatan Percut Sei Tuan, serta Kadus dan Kepling, juga ASN Kantor Camat Percut Sei Tuan.
(Yan)


