
Proyek Dana Desa Tahun 2022, kegiatan rehabilitasi irigasi di Desa Karangsari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes terkesan asal jadi.
Metro7news.com | Brebes - Kegiatan rehabilitasi saluran irigasi tersier yang berlokasi di RW 03 Desa Karangsari, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes yang dianggarkan sebesar Rp.242.000.000,- dengan volume Kegiatan, Panjang 590 M, Tinggi 0,90 M. itu di duga tidak sesuai Rencana Anggaran Bangunan (RAB).
Menurut keterangan dari beberapa warga Desa Karangsari, bahwa dilapangkan kegiatan proyek tersebut panjangnya hanya 377 meter, dengan ketinggian bangunan tersebut hanya 0,70 meter.
"Terlihat beda selisih yang terpampang di papan informasi kegiatan tersebut, beda dengan ditemukan dilapangan," ujar Budi salah seorang warga.
Sementara itu, menurut Subekhan selaku Ketua Karang Taruna Desa Karangsari juga menerangkan, pengerjaan itu menggunakan Batu Blonos, dan juga pasir merah. Sementara, pemasangan batu di tumpang pada batu yang lama, dan hanya di poles saja biar kelihatan baru.
"Seperti pekerjaan saluran drainase itu banyak menggunakan bahan lama, dan terkesan asal jadi," ujar Subekhan kepada awak media ini, Kamis (12/01/23).
Dan salah seorang pekerja dan tukang juga mengatakan, kalau pekerjaan tersebut belum di bayar lunas sampai saat ini
Kemudian, awak media mendatangi Kantor Desa Karangsari, Selasa (10/01/23) sekira pukul 13.45.WIB, untuk melakukan konfirmasi ke Kades Karangsari, Narto terkait kegiatan Dana Desa Tahun 2022 yang diduga belum selesai hingg Tahun 2023 ini.
Saat bertemu Kades Karangsari awak media sempat mengisi buku kedatangan tamu, dan juga sempat menyapa serta menyalaminya. Berhubung Kades ada tamu, awak media sabar menunggu Kades dan tamunya.
Tunggu punya tunggu, saat awak media akan menjumpai Kades kembay di ruang kerjanya, alangkah terkejutnya, Kades di ruang kerjanya tidak kelihatan lagi. Rupanya, Kades ngacir pulang tanpa memberitahukan sebelumnya kepada awak media yang sudah lama menunggu.
Karena sudah dibohongi Kades, awak media mendatangi ke rumahnya yang tidak jauh dari Kantor Desa Karangsari itu. Sesampainya awak media di rumah Kades, istrinya mengatakan bahwa suaminya tidak ada.
"Kades tidak ada dan sudah pergi lagi," ujar istri Narto, Kades Karangsari.
Saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp pun Kades Karangsari mengabaikan, jadi terkesan Kades alergi dengan wartawan.
Untuk keseimbangan berita ini, awak media mencoba konfirmasi kepada Hermin selaku tim pelaksana kegiatan (TPK), dia tidak tau tentang keberadaan Kades.
"Saya tidak tau keberadaan Kades, memang sifat seperti itu, pak," ucap Hermin.
Lebih lanjut, Hermin mengatakan, kegiatan Dana Desa Tahun 2022 untuk ketahanan pangan, panjangnya 590 kali 2 meter, dengan ketinggian 0,90 meter.
"Ini sudah diperiksa pihak kecamatan, dalam pekerjaan itu, saya rugi karena ongkos lansir yang cukup berat. Juga dari panjangnya saluran irigasi mencapai 1000 meter," ungkap Hermin lagi, sembari pekerjaan itu menggunakan Batu Blonos.
Akhirnya, Kades Karangsari mau menjawab konfirmasi awak media, dia menjelaskan proyek Dana Desa Tahun 2022 yang di peruntukan untuk pembangunan rehabilitasi irigasi sudah sesuai RAB.
"Pengerjaan rehabilitasi irigasi itu, pengerjaan sudah mekanisme dan sesuai dengan RAB," sebutnya, Kamis (12/01/23).
(Zen)