-->

Notification

×

Iklan

Cuaca Ekstrim Selimuti Wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Bencana Banjir Hingga Kapal Nelayan Karam

Senin, 14 Agustus 2023 | Agustus 14, 2023 WIB Last Updated 2023-08-14T11:21:40Z
Luapan Sungai Batang Natal di Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (14/08/23).

Metro7news.com|Madina - Hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai dari hari Minggu (13/08/23)Sore, hingga Senin (14/08/23) siang menyebabkan sejumlah kawasan mengalami banjir luapan dari sungai-sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina).


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Bupati Mandailing Natal, H. M Jafar Sukhairi Nasution melalui Badan Penanggunlangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Kalaksa BPBD Madina, Mukhsin Nasution, S.Sos, MM, Senin (15/08/23) mengungkapkan sejumlah kawasan yang terendam banjir luapan sungai.


Di Kecamatan Batang Natal luapan Sungai Parlampungan sempat merendam sejumlah rumah warga Desa Parlampungan dengan kedalam diperkirakan mencapai 65 CM.


Sementara itu, di Kecamatan Lingga Bayu luapan Sungai Batang Natal mulai merendam pemukiman warga di Kelurahan Tapus dan Desa Parbatasan dengan kedalaman berpariasi mulai dari 35 CM hingga 75 CM.


Untuk Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) luapan Sungai Batang Gadis merendam ruas Jalan Trans Natal-MBG dengan kedalaman luapan mencapai 1 meter, dilaporkan juga luapan air Sungai Parlampungan di Desa Hutarimbaru, Siulang Aling Kecamatan MBG merendam pemukiman warga dengan kedalaman lebih kurang 50 CM.


Selanjutnya, terkait nelayan asal Sibolga yang sempat terombang-ambing di perairan Pulau Tamang Kecamatan Batahan, yang sebelumnya mengalami kebocoran dan karam akibat dihempas gelombang, dari ke 14 awak Kapal Nelayan tersebut telah berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Pulau Tamang.


Untuk informasi kapal yang pecah di perairan Pulau Tamang, kronologisnya Kapal Nelayan Sibolga sekitar Jam 06.00 WIB dihantam badai mengalami kebocoran sampai tenggelam. ABK Kapal yang berjumlah 14 orang terombang-ambing memakai fiber ikan di perairan Pulau Tamang dan sekira pukul 14.00 WIB, 


"Korban sudah ditemukan dan di evakuasi ke Pulau Tamang dalam keadaan selamat, informasi dari Camat Batahan, korban lagi menunggu jemputan Kapal Nelayan dari Sibolga," jelas Mukhsin Nasution, S.Sos, MM.


(Syawal)

×
Berita Terbaru Update