-->

Notification

×

Iklan


Ditemukan Proyek Siluman di Desa Darussalam Kecamatan Panyabungan

Rabu, 14 Januari 2026 | Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T12:29:39Z
Pekerjaan proyek yang tidak di ketahui pengelolanya di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, Rabu (14/01/2026).

Metro7news.com|Madina - Sebuah proyek pembangunan parit yang diduga berasal dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) ditemukan di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).


Proyek tersebut menuai sorotan warga karena tidak dilengkapi papan informasi atau plang proyek, sehingga dinilai sebagai proyek tak bertuan alias proyek siluman.


Selain tidak transparan dalam pembangunannya, kualitas dan mutu serta pengerjaan proyek juga dipertanyakan. 


Berdasarkan laporan masyarakat dan pantauan media di lokasi, pada Rabu (14/01/2026) material yang digunakan diduga tidak sesuai spesifikasi. 


Bahkan, batu yang dipakai untuk pembangunan parit diketahui menggunakan batu gunung, bukan batu sungai sebagaimana umumnya digunakan dalam pekerjaan irigasi.


Tak hanya itu, penggunaan semen, pasir, serta material lainnya juga diduga tidak memenuhi standar teknis pengerjaan proyek pemerintah. 


Kondisi ini pun menimbulkan kekhawatiran warga terhadap daya tahan dan kualitas bangunan parit yang tengah dikerjakan saat ini. 


"Kami tidak tahu secara pasti siapa pelaksananya, dan darimana sumber anggaran untuk bangunan ini, begitu juga dengan nilainya, karena tidak adanya informasi yang kami lihat dilokasi," tutur Rahmad salah seorang warga yang melintas di area pembangunan proyek. 


Namun, menurut keterangan sejumlah warga lainnya yang ditemui di lokasi, proyek parit tersebut diduga dijalankan oleh seorang oknum Anggota DPRD Madina yang hingga kini masih aktif menjabat. 


Dugaan tersebut semakin menguat lantaran tidak adanya kejelasan pelaksana proyek maupun sumber anggaran yang digunakan.


Akibatnya, warga meminta agar proyek tersebut diaudit secara menyeluruh demi memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.


Sebagai informasi, P3-TGAI merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertujuan membangun, merehabilitasi, serta meningkatkan jaringan irigasi tersier di desa-desa melalui sistem padat karya dan melibatkan kelompok masyarakat setempat.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update