Metro7news.com|Banda Aceh - Anggota DPRK Subulussalam, Ardhi Yanto, SE, yang akrab disapa Toto Ujung, mengunjungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh untuk mengawal langsung program pembangunan jalan di Kota Subulussalam. Kunjungan itu, didorong oleh kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak parah dan sering memakan korban kecelakaan.
Kedatangan Ardhi Yanto, disambut langsung Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi Nur, ST, Sekretaris Dinas A. Ricky Soehady, ST., MT, beserta jajaran PUPR Aceh, Kamis (16/04/2026).
Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan penanganan jalan rusak sebagai respons atas keluhan dan desakan masyarakat yang sudah berlangsung lama.
Dalam kesempatan itu, Ardhi Yanto menegaskan jalan yang rusak harus segera diperbaiki tanpa ditunda. Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan minim penerangan sudah sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.
Kepala Dinas PUPR, Ir. Mawardi Nur, ST, sangat menyambut baik kedatangan pihak DPRK Subulussalam terkhusus kepada Adinda Ardhiyanto Ujung, dirinya menyatakan siap menindaklanjuti masukan dari DPRK.
Dan pihaknya akan memetakan titik-titik kerusakan yang masuk kategori darurat dan menjadi prioritas penanganan agar tidak kembali menelan korban jiwa.
Dalam penjelasannya, untuk Kota Subulussalam tahun ini ada program dari Dana TKD sebesar Rp 16 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Runding, begitu juga untuk perbaikan jalan akan segera kami upayakan dari dana reguler.
Ditambah lagi tahun ini, ada program lanjutan jalan dari batas Aceh Selatan menuju perbatasan Kota Subulussalam, Kecamatan Rumding. Mudah-mudahan program ini berjalan tanpa ada hambatan apapun.
Untuk jalan Subulussalam menuju Aceh Tenggara tahun ini ada Rp 8 miliar yang kita plot pengerjaan dari Kabupaten Aceh Tenggara menuju Subulussalam. Untuk dari wilayah Gelombang Muara Situlen tahun ini juga kita akan adakan dokumen perencanaan terlebih dahulu.
Sekretaris Dinas PUPR A. Ricky Soehady, ST., MT., menambahkan, bahwa Pemerintah Aceh dalam hal ini pihak PUPR Aceh sangat peduli kepada Kota Subulussalam karena hal tersebut tim teknis baru-baru ini telah turun ke lapangan untuk melakukan survei kondisi jalan.
Data tersebut akan menjadi dasar penentuan jenis penanganan, mulai dari pemeliharaan rutin, pelapisan ulang, hingga rekonstruksi total pada ruas yang rusak berat.
Ardhi Yanto mengucapkan terimakasih sudah disambut dengan hangat dari pihak PUPR Aceh, berharap atas kedatangan ini ke Dinas PUPR Aceh dapat mempercepat realisasi perbaikan maupun pembangunan jalan provinsi di Kota Subulussalam.
"Saya berkomitmen terus mengawal program ini sampai tuntas, demi menjawab harapan masyarakat akan infrastruktur jalan yang aman, layak, dan menunjang aktivitas ekonomi warga," tutupnya.
(Amdan Harahap)

