-->

Notification

×

Iklan

Kelangkaan Minyak Kita di Medan, Pemuda Muhammadiyah Sumut Desak Pengawasan Ketat

Selasa, 12 Mei 2026 | Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T10:37:34Z
Ketua Hikmah dan Kebijakan Publik PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Seftian Eko Pranata. (Ist)

Metro7news.com|Medan - Kelangkaan minyak goreng bersubsidi bermerek Minyak Kita kembali terjadi di sejumlah pasar dan toko ritel di Medan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara. Ketua Hikmah dan Kebijakan Publik PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Seftian Eko Pranata, menyampaikan pernyataan tegas terkait fenomena tersebut saat berada di Kampus UMSU, Medan, Jumat (8/5/2026) kemarin.


Seftian menilai hilangnya Minyak Kita di pasaran tidak dapat dianggap sebagai persoalan teknis semata. Minyak Kita adalah minyak goreng bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga kelangkaan berulang dianggap sebagai indikasi kegagalan distribusi dan lemahnya pengawasan.


“Sebagai daerah penghasil sawit, Sumatera Utara seharusnya tidak mengalami kelangkaan minyak goreng bersubsidi. Jika Minyak Kita tetap sulit ditemukan sementara pasokan dinyatakan aman, maka ada masalah serius pada distribusi yang harus dibuka secara transparan,” ujarnya.


Ia juga menyoroti potensi penyimpangan penyaluran di lapangan. “Minyak Kita bukan produk komersial biasa. Ini bantuan bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. 


"Ketika barang ini langka, kami curiga ada praktik pengalihan pasokan atau spekulasi harga yang merugikan rakyat,” tegas Seftian dalam keterangannya.


Seftian menyampaikan tiga rekomendasi utama. Pertama, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Sumatera Utara harus memperketat pengawasan agar distribusi Minyak Kita tepat sasaran. Kedua, produsen dan distributor diminta membuka data alokasi pasokan secara transparan untuk mencegah penyaluran tidak sesuai ketentuan. Ketiga, ia mendorong tindakan tegas terhadap pihak yang sengaja menahan barang atau memainkan harga.


Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara berkomitmen terus mengawal isu ini dan memastikan Minyak Kita sebagai komoditas bersubsidi dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.


(fitri)

×
Berita Terbaru Update