-->

Notification

×

Iklan

Bupati Asahan Hadiri Sosialisasi Tingkat Balai P3-TGAI Tahun Anggaran 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | Juni 23, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T14:12:36Z
Bupati Asahan mengikuti kegiatan sosialisasi tingkat Balai P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum di Hotel Aryaduta Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 8, Petisah Tengah Medan, Selasa (23/6/2026).

Metro7news.com|Medan - Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si mengikuti kegiatan sosialisasi tingkat Balai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum di Hotel Aryaduta Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 8, Petisah Tengah Medan, Selasa (23/6/2026).


Turut hadir dalam kegiatan, Kepala BBWS Sumatera II Medan beserta pejabat di lingkungan BBWS Sumatera II Medan, Bupati Deli Serdang atau yang mewakili, Bupati Karo, Bupati Labuhanbatu, Bupati Langkat, Serdang Bedagai, Bupati Simalungun, Kepala Dinas PUPR Asahan, Camat Air Joman, Camat Meranti, Camat Pulo Bandring, Rawang Panca Arga, Setia Janji, para Kepala Desa, Ketua P3A dari setiap desa penerima program dan tamu undangan. 



Panitia pelaksana, yang juga sebagai  Kasatker, Indra Kurnia dalam laporannya menyampaikan, bahwa Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) secara swakelola (non-subkontrak/non-kontraktual). 


Katanya lagi, program ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani yang dilaksanakan secara terencana dan sistematis guna meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi.


Melalui program ini, P3A dan GP3A sebagai pelaksana kegiatan dapat menerapkan mekanisme yang dipersyaratkan sehingga hasil pekerjaan pengelolaan jaringan irigasi tersier sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. Penentuan lokasi dan penerima manfaat P3-TGAI dilakukan secara merata guna memberikan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat petani.


Lebih lanjut, Indra Kurnia menerangkan,  jumlah penerima manfaat kegiatan P3-TGAI Tahun Anggaran 2026 tersebar di 15 kabupaten/kota yang ada di Sumut antara lain, Kabupaten Asahan : 56 lokasi, Deli Serdang : 57 lokasi, Humbang Hasundutan : 2 lokasi, Kabupaten Karo : 48 lokasi.


Dan Labuhanbatu : 1 lokasi, Langkat : 4 lokasi, Mandailing Natal : 29 lokasi, Padang Lawas : 1 lokasi, Kabupaten Paluta : 27 lokasi, Serdang Bedagai : 86 lokasi, Simalungun : 1 lokasi, Tapanuli Selatan : 15 lokasi,  Tapanuli Utara : 1 lokasi, Toba : 2 lokasi dan Kota Padangsidimpuan : 4 lokasi.


Kepala BBWS Sumatera II Medan melalui Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA II, Ali Cahyadi Achmad dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini selain sebagai bentuk penyuluhan untuk mensosialisasikan Program P3-TGAI, juga bertujuan memberikan pemahaman kepada para kepala desa sebagai penerima lokasi program, para camat sebagai pembina desa, serta P3A sebagai pelaksana kegiatan mengenai mekanisme pelaksanaan dan manfaat program agar dapat berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.


Ia mengatakan, seluruh peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, aktif menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi dalam diskusi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan irigasi terpadu.


Sementara itu, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tingkat Balai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh BBWS Sumatera II Medan.


Menurut bupati, program ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, khususnya di Kabupaten Asahan.


Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Asahan memperoleh alokasi sebanyak 56 lokasi P3-TGAI Tahun Anggaran 2026. 


"Oleh karena itu, seluruh pihak terkait, mulai dari Dinas PUPR, para camat, pemerintah desa, hingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), diharapkan dapat bersinergi dan berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, tepat mutu, tepat waktu, transparan, dan akuntabel," katanya. 


(dt)

×
Berita Terbaru Update