![]() |
| Bersihkan drainase cegah luapan air ke badan jalan, Rabu (24/6/2026). |
Metro7news.com|Madina - Dalam menjaga dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah, Pemerintah Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menginisiasi gotong-royong yang melibatkan ratusan orang peserta dari berbagai instansi, Rabu (24/6/2026).
Gotong-royong yang dipimpin langsung oleh Camat Panyabungan, Martua Efendi Matondang, S.Sos, itu berlangsung selama tiga jam, dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dengan mengambil titik lokasi dari depan kantor camat di Kelurahan Kayu Jati hingga Pasar Baru, dan dari depan Kantor Kelurahan Panyabungan III sampai Kelurahan Pasar Hilir.
Sebelum pelaksanaan gotong-royong, terlebih dahulu dilaksanakan apel gabungan dilapangan kantor kecamatan, dalam arahannya camat menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi agar masyarakat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.
Pelaksanaan gotong royong dengan tema "Kegiatan Gotong-royong Terpadu di Kota Panyabungan", melibatkan seluruh instansi yang ada di Kecamatan Panyabungan, seperti Koramil 13 Panyabungan, Polsek Panyabungan, Korwil 1 Dinas Pendidikan, Kwarran Pramuka, serta UPT pemerintah kecamatan juga dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten.
"Pelaksanaan gotong-royong ini melibatkan peserta sebanyak 276 orang ditambah setiap Kelurahan diwajibkan membawa petugas kebersihan dari kelurahan masing-masing. Ini bertujuan untuk mengedukasi agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya," kata Martua.
Sementara untuk mengatasi keluhan warga atas kekurangan tempat pembuangan sampah atau ambrol, pada kesempatan itu, camat merencanakan akan memprioritaskan kelurahan dan desa untuk membuat ambrol dan menetapkan dimana titiknya.
"Nanti kita siapkan ambrol dan akan menentukan dimana titiknya. Yang nantinya kerjasama antar kelurahan dan desa dengan membuat MoU karena menggunakan anggaran APBD Kelurahan dan APBDesa, yang pengangkutannya nanti akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten," ujarnya.
Sambungnya, nantinya petugas kebersihan dari kelurahan atau desa akan membuang langsung sampah ke lokasi yang ditentukan dan diteruskan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut ke TPA sampah.
Tidak saja melibatkan instansi dari pemerintahan, gotong-royong yang dilaksanakan ini juga melibatkan peran dari dunia perbankan, dimana dalam pelaksanaan gotong-royong ini, pihak Bank Sumut memberikan bantuan sorong (artco) sebanyak 20 unit.
Ditambah lagi 50 buah cangkul, 50 buah cakar, dan sapu lidi sebanyak 50 buah serta ditambah tempat sampah yang terbuat dari tong sebanyak 10 buah yang dibagi-bagikan ke kantor camat dan 9 kantor lurah se-Kecamatan Panyabungan, yang pengadaannya diberikan secara bertahap.
Sementara Bank BRI memberikan bantuan air mineral secukupnya, dan untuk peralatan akan diberikan di lain waktu.
"Kita berharap agar sampah dari rumah tangga itu dapat dipilah terlebih dahulu sebelum dibuang ke tempat sampah, sementara untuk mengatasi permasalahan sampah secara menyeluruh, kita dari pihak kecamatan sudah menyiapkan desa yang mampu mengelola sampah tersebut yang nantinya pada Perubahan APBD Kecamatan dan PAPBDesa tahun 2026, dilanjutkan pada RAPBD Kecamatan, RAPBDesa tahun 2027 nanti" sebut camat.
(MSU)
