Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil menargetkan penguatan ketahanan pangan sektor perikanan melalui 3 program prioritas pada Tahun Anggaran 2026. Langkah ini sejalan dengan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Aceh Singkil, Mulianto, saat dikonfirmasi metro7news, Selasa (5/8/2026).
Menurut Mulianto, ada 3 program utama yang akan segera terealisasi tahun ini.
Pertama, rehabilitasi infrastruktur berupa jalan produksi di Balai Benih Ikan Air Tawar Sianjo-anjo dan pematang kolam produksi. Program ini bersumber dari dana TKD Aspirasi.
Kedua, pembangunan saluran air meliputi pintu air, saluran primer dan sekunder sepanjang sekitar 700 meter. Bantuan ini merupakan usulan kebutuhan daerah dan menjadi program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Ketiga, pengadaan benih ikan, calon induk dan pakan untuk kegiatan budidaya. Pengadaan ini juga dibiayai melalui anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan TA 2026.
Selain tiga program tersebut, Dinas Perikanan Aceh Singkil juga telah mengajukan usulan bantuan mesin pakan ikan atau pabrik pakan ikan secara langsung ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Kami sudah mengusulkan mesin pakan ikan ke Kementerian. Mudah-mudahan bulan depan sudah didistribusikan. Ini sangat dibutuhkan untuk menekan biaya produksi pembudidaya," ujar Mulianto.
Ia berharap seluruh program tersebut dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Kami mendukung penuh program ketahanan pangan prioritas Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Semoga program ini bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan di Aceh Singkil," pungkasnya. (Muhlis Cibro)


