ACEH SINGKIL, Metro7news.com//
Sikap tidak bersahabat oknum dewan guru SMP Negeri 2 Simpang Kanan terhadap wartawan saat konfirmasi terkait Dana BOS menuai sorotan publik.
Seorang pemangku kepentingan pendidikan di Aceh Singkil bahkan meminta Kadis Pendidikan Kab. Aceh Singkil untuk mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah Junisven Gajah, S.Sos dan Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Simpang Kanan.
KRONOLOGI KEDATANGAN MEDIA
Saat tim media metro7news.com datang ke sekolah untuk bersilaturahmi dan melakukan konfirmasi terkait pengelolaan Dana BOS, alih-alih mendapat jawaban, pihak media justru disambut dengan sikap kurang bersahabat.
Bahkan ada pernyataan dari oknum guru yang menyuruh wartawan "tulis saja dengan nada sinis" saat ditanya terkait Dana BOS.
KEPSEK JUNISVEN GAJAH, S.Sos MINTA MAAF MELALUI APLIKASI WA
Menanggapi pemberitaan tersebut, Kepala Sekolah SMPN 2 Simpang Kanan, Junisven Gajah, S.Sos akhirnya mengirim pesan permintaan maaf kepada media melalui WhatsApp pada Sabtu (12/09/2026) pukul 17.33 WIB.
"Mohon maaf kpd rekan media, jika cara atau sikap rekan dewan guru kami kurang bersahabat dalam menyambut kedatangan tekan media untuk bersilaturahmi ke sekolah kami. Mohon maaf sekali lagi kami manusia biasa yg tdk luput dari salah," tulis Junisven Gajah, S.Sos.
Namun dalam pesan tersebut, Junisven Gajah, S.Sos belum memberikan klarifikasi atau penjelasan terkait substansi pertanyaan media soal penggunaan Dana BOS di sekolah yang dipimpinnya.
TUNTUTAN EVALUASI
Pemerhati pendidikan di Aceh Singkil menilai sikap tertutup pihak sekolah mencederai asas transparansi pengelolaan dana publik.
Pihaknya meminta Kadis Pendidikan Kab. Aceh Singkil untuk mengevaluasi Kepsek Junisven Gajah, S.Sos dan Waka SMPN 2 Simpang Kanan agar ke depan lebih terbuka dan melayani publik.
PENUTUP
Hingga berita ini diterbitkan, kru media metro7news.com masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada SMPN 2 Simpang Kanan untuk memberikan klarifikasi terkait pengelolaan Dana BOS.

