![]() |
| Ketua DPW Formapera Sumut, Feri Afrizal |
Metro7News.com, Medan – Dewan Pimpinan Wilayah Forum Masyarakat Pemantau Negara (DPW Formapera), Sumatera Utara, Feri Afrizal menyayangkan terjadinya kerumunan massa di kawasan Kuliner Kesawan. Pasalnya kerumunan tersebut dapat berpeluang ciptakan Cluster baru Covid-19.
Sementara, Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, SE., MM sudah mengintruksikan kepada jajarannya melakukan tindakan kepada masyarakat, maupun para pedagang agar tidak melakukan kerumunan, sesuai aturan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Mikro.
“Seharusnya peraturan tersebut, jangan hanya untuk masyarakat kecil saja, bagaimana dengan yang terjadi di Kuliner Kesawan, sampai saat ini tidak ada reaksi ataupun tindakan dari pihak Pemko Medan,”ujar Feri Afrizal kepada awak media ini, Minggu (25/04/2021).
Padahal jelas, pengunjung yang datang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes), seperti menjaga jarak dan lainnya. Kalau memang, Pemko Medan ingin menerapkan aturan PPKM di daerah ini.
Padahal, aturan PPKM Mikro yang dikeluarkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menegaskan tempat usaha tidak boleh buka hingga larut malam, hanya sampai batas pukul 21.00 WIB.
Menurut, Feri Afrizal, dalam hal ini Walikota Medan jangan menyalahkan bawahannya saja, seperti yang terjadi pada pencopotan Kepala Dinas (Kadis), Kesehatan Kota Medan, yang dikatakannya lambat menangani penyebaran Covid-19 dan tidak mau Kota Medan seperti India.
“Jadi apa yang dilakukan Walikota Medan, bertolak belakang dengan pencopotan Kadis kesehatan Kota Medan. Sementara Pemko Medan sudah melakukan pembiaran atas terjadinya kerumunan massal tanpa memperdulikan Prokes di kawasan Kuliner Kesawan, sementara kita masih berjuang menghindari Pandemi Covid-19 ini, agar Kota Medan terbebas dari virus tersebut,”ungkap Feri Afrizal.
Diketahui, viralnya kerumunan di kawasan Kuliner Kesawan yang terekam CCTV, dan selanjut berkembang dari pesan berantai dari group WhatsApp, terkait adanya kegiatan Walikota Medan sewaktu mengunjungi kawasan kuliner tersebut yang dihadiri ribuan masyarakat Kota Medan, beberpa waktu lalu.
“Kita sangat mendukung Kesawan menjadi kawasan Kuliner besar di Kota Medan, tentunya bukan disaat ini. Tetapi setelah bebas Pandemi Covid-19, di Kota Medan. Kalau seperti ini kejadiannya, bagaimana bisa selesai,”pungkas Feri Afrizal. (red)

