-->

Notification

×

Iklan

PD IWO Deli Serdang, Akan Kawal Kasus Penganiayaan Wartawan

Minggu, 25 April 2021 | April 25, 2021 WIB Last Updated 2021-04-25T04:47:05Z



Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO), Kabupaten Deli Serdang, Fery Afrizal.

Metro7news.com, Deli Serdang - Kasus pemukulan salah seorang wartawan media online saat melakukan peliputan pemakaman jenazah yang diduga terpapar Covid-19, di Desa Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pekan lalu menjadi sorotan dan pembahasan dari kalangan Jurnalis.


Hal ini dikatakan Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Feri Afrizal, Minggu (25/04/21)


Kepada awak media ini, Feri Afrizal Ketua PD IWO, Deli Serdang mengatakan, akan terus mengawal proses penanganan kasus ini di Kepolisian. 


"Akan kita kawal terus, sampai mana perkembangan proses kasus ini kedepannya. Apalagi korban juga tergabung di PW IWO Sumut, maka ini menjadi perhatian khusus bagi kami PD IWO Deli Serdang,"sebut Feri.


Dilanjutkannya, kasus pemukulan ini berada diwilayah kepengurusan kami, maka untuk memastikan kasus ini berjalan, IWO Deli Serdang sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. Untuk saksi-saksi dari korban juga sudah cukup. Menurutnya, kalau tidak ada halangan dalam waktu dekat ini, proses gelar perkara penetapan tersangka akan dilakukan.


IWO mengapresiasi atas respon cepat pihak Polsek Tanjung Morawa, dalam press release, beberapa waktu lalu, Kapolsek Tanjung Morawa berjanji akan proses kasus ini. 


"Jadi dalam hal ini, kita akan lihat keseriusannya dalam menangani kasus ini, sesuai dengan pernyataan kepada rekan-rekan media beberapa waktu lalu,"tambahnya.


Diketahui juga oleh awak media, Budi Nyata (43) saat ini, belum dapat beraktivitas normal akibat dari pemukulan yang dilakukan terhadap dirinya.


"Sampai saat ini, kepala saya masih terasa sakit sekali akibat pukulan yang kemaren, ini saya sudah melakukan CT Scan kepala saya. Jadi saya masih menunggu hasil dari Rumah Sakit Umum (RSU), Grand Medistra Lubuk Pakam," ujarnya saat dikonfirmasi awak media ini tentang perkembangan keadaannya.


Sebelumnya, aksi pengeroyokan ini dilakukan kepada Budi Nyata yang lebih dikenal dikalangan wartawan dengan sebutan Bunyak, yang bermukim di Gang Lokasi, Dusun XIII B, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.


Bunyak merupakan salah seorang dari media online Bicaraindonesia.net pada Rabu (21/04/2021), siang. Pada saat melaksanakan peliputan pemakaman jenasah Robert Imanuel Ginting (48), warga Dusun I, Desa Ujung Serdang, Tanjung Morawa, pasien yang meninggal dunia di RSU Grand Medistra Lubuk Pakam, yang terduga terpapar Covid-19.


Akibat penolakan pemakaman jenasah tersebut, akhirnya jenasah Robert Imanuel Ginting (48), akhirnya di makamkan dipemakaman Covid di Desa Sei Rotan Dusun XII, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. (Andi)

×
Berita Terbaru Update