| Sekolah Dasar Negeri 087, bagun gedung baru untuk Perpustakaan. (foto/Syawal) |
Metro7news.com, Madina - Pembangunan gedung baru perpustakaan Sekolah Dasar Negeri (SDN), 087 atau SDN 12 Panyabungan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Tahun 2021 diduga melewati batas tanah.
Pembangunan tersebut diduga masuk kedalam aset tanah milik SD Negeri 077 atau SDN 3 Panyabungan. Disangsikan, kedepannya akan menuai permasalah terkait pertanggungjawaban terhadap aset sekolah tersebut.
Ketika dikonfirmasi awak media kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Kabupaten Mandailing Natal, Alamulhaq Daulay, SH, Jum'at (22/10/21). Dia membenarkan adanya kegiatan pekerjaan pembangunan gedung baru untuk kegunaan Perpustakaan SDN 087.
Masih kata Alamulhaq Daulay, di karenakan lahan SDN 087 Panyabungan tidak cukup, maka diambil sedikit lahan SDN 077 Panyabungan.
"Karena lahan ke dua sekolah itu, semuanya milik pemerintah,"jelasnya.
Menurutnya, tidak ada masalah, kalau lahan SDN 077, terkena lahannya sedikit. Karena permasalahan ini sudah pernah di mediasikan kepada Bupati Mandailing Natal, H.M Jafar Sukhairi Nasution.
"Dalam hal ini hanya permasalahan administrasi saja, nanti kita urus administrasinya. Sekarang dibangun dulu nanti bisa digunakan bersama,"ucapnya.
| Proyek pengerjaan pembangunan gedung baru perpustakaan, tidak terlihat plank proyek di lokasi tersebut.(foto/Syawal) |
Menurutnya, permasalahan administrasinya bisa menyusul. Saat ditanyakan bagaimana apabila ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait aset tanah milik SDN 077 Panyabungan ?.
"Nanti kita jelaskan jika ada Pemeriksaan," jelasnya singkat.
Saat awak media ini meninjau lokasi pembangunan gedung tersebut yangdyang berlokasi di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, terlihat ada pekerja sedang melaksanakan pengerjaan.
Ironisnya,di lokasi tersebut tidak ditemukan papan informasi atau plank proyek, jad terkesan seperti bangunan siluman yang tak bertuan. (MS)