| Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, SH, saat melayat di rumah duka almarhum KH. Mahmuddin Pasaribu. (foto/MS) |
Metro7news.com, Madina - Mandailing Natal (Madina), berduka atas wafatnya, K.H Mahmudin Pasaribu yang merupakan Tuan Guru Besar di Pesantren Mustafawiyah, sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Rois Syuriah PBNU Kabupaten Madina, Rabu (08/12/21), sekira pukul 19.05 WIB. |
Sholat Jenazah K.H Mahmudin Pasaribu dilaksanakan sebanyak lima gelombang di Masjid Kampung Lamo, Desa Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi.
Pantauan awak media, Kamis (09/12/21), Ketua DPRD Kabupaten Madina, Erwin Efendi Lubis, SH, datang ke rumah duka untuk bertakziah serta ikut mensholatkan jenazah pada gelombang pertama.
Begitu juga dengan ribuan santri dan masyarakat turut mensholatkan jenazah Guru Besar Mustafawiyah, Almarhum K.H Mahmudin Pasaribu, yang juga merupakan Tokoh Ulama Madina.
Sementara, Ulama-ulama se-Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), hadir di rumah duka, serta Dandim 0212/TS, Letkol.Inf R C Sihombing, Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, SIK., MSi, Kajari Madina, Taufik Djalal, SH., MH dalam melepas jenazah almarhum ke tempat pemakaman umum (PU), Desa Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi. (MS)