-->

Notification

×

Iklan


Tambang Emas Ilegal Di Batang Natal Terus Beroperasi, Kapolsek Sebut Belum Ada Laporan Dari Anggota

Selasa, 24 Mei 2022 | Mei 24, 2022 WIB Last Updated 2022-05-24T04:58:01Z

 

Alat berat jenis Excavator sedang melakukan aktivitas PETI di Desa Aek Baru, Kecamatan Batang Natal. (foto : Syawal)

Metro7news.com | MadinaKeberadaan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Kecamatan Batang Natal hingga saat ini belum dapat ditindak oleh Aparat Penegak Hukum, Selasa (24/05/2022). Soalnya sampai saat ini jumlah penambang ilegal semakin banyak.


Sementara, sejumlah alat berat di Tombang Tano Desa Simanguntong dan Jambur Torop Desa Parlampungan serta Di Desa Aek Baru Jae, Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal masih terus beroperasi.


Masih beroperasinya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Kecamatan Batang Natal mengakibatkan pencemaran air Sungai Batang Natal akibat dampak limbah Penambangan Emas Tanpa Izin tersebut.


Sementara, Kapolsek Batang Natal, Iptu M Pakpahan, SH yang dikonfirmasi awak media ini, melalui pesan WhatApps menyampaikan, belum ada laporan dari anggota, mengenai pemain tambang ilegal di Batang Natal. 


Apalagi memakai alat berat, sejak penangkapan yang di lakukan Polres Madina. Namun demikian akan di cek dan di konfirmasi lagi dengan Kades atau Kadusnya. 


Berdasarkan informasi yang diterima oleh Wartawan Media ini, Senin (23/05/2022), terdapat alat berat jenis Excavator yang melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin di Desa Aek Baru Jae, Kecamatan Batang Natal.


Terkait masih beroperasinya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Jae Baru, Kecamatan Batang Natal, Kapolsek Batang Natal IPTU M Pakpagan, SH,  mengatakan, akan menghentikanya.


"Terima Kasih informasinya, besok kita coba hentikan, tadi saya sudah perintahkan anggota ke arah Tombang Tano. Sekalian himbauan ke pemilik ternak tentang PMK (penyakit mulut dan kuku) serta menghimbau petani yang buka lahan agar tidak melakukan pembakaran lahan. tapi yang di kirim masih tentang PMK," sebutnya.


(TIM)

×
Berita Terbaru Update