
Pemuda Desa Kampung Baru, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam gotong-royong memperbaiki jalan menuju ke kebun warga yang kini sudah rusak parah. (Foto : Amdan Harahap)
Metro7news.com | Subulussalam - Diduga Dana Desa Kampung Baru, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam minim, Pemuda Kampung Baru berinisiatif untuk memperbaiki jalan rusak yang menuju ke kebun warga. Sedangkan anggaran perbaikan jalan rusak tersebut dari hasil swadaya masyarakat.
Karena jalan itu merupakan akses jalan menuju ke kebun warga. Kalau jalan tersebut dibiarkan dan tidak kunjung diperbaiki, dampaknya kepada warga. Karana jalan itu dipergunakan warga untuk mengangkut hasil kebun mereka.
Pantauan awak media dilapangan, pekerjaan perbaikan jalan itu dilakukan secara bergotong-royong. Terlihat juga, beberapa orang tua ikut serta bergotong-royong bersama para pemuda, Jum'at (08/07/2022).
Menurut informasi yang diterima awak media ini, Dana Desa Kampung Baru, belum bisa di pergunakan untuk pembangunan fisik, seperti infrastruktur desa. Karena Dana Desa masih fokus dipergunakan untuk penanganan Covid-19 dan untuk penanganan ketahanan pangan.
Oleh sebab itu, masyarakat Desa Kampung Baru berinisiatif mengumpulkan dana secara patungan untuk dapat memperbaiki jalan yang sudah rusak parah, akses menuju kebun warga.
Sementara, menurut koordinator lapangan penggerak pemuda Desa Kampung Baru, Uwong Bancin mengatakan, kami berharap Pemko Subulussalam agar dapat memperhatikan kesulitan warga selama ini.
Dimana Dana Desa Kampung Baru tidak dapat dipergunakan untuk pembangunan fisik, seperti untuk pembanguna infrastruktur desa.
"Karena Dana Desa Kampung Baru fokus untuk penanganan Covid-19 dan ketahanan pangan sehingga belum dapat digunakan untuk kegiatan fisik," jelasnya.
Tambahnya, kiranya Pemko Subulussalam dapat memperhatikan dan menganggarkan untuk membuat jalan permanen (jalan aspal), di Desa Kampung Baru atau jalan yang menuju ke kebun warga.
Padahal jalan itu sudah di Musrenbang oleh pihak Kecamatan Penanggalan, selama 5 tahun terakhir secara berturut-turut.
"Walaupun sudah dibahas dalam Musrenbang kecamatan, namun sampai saat ini belum juga terealisasikan. Jadi jalan yang kami perbaiki ini hanya sementara saja dan tidak berkekuatan," pungkasnya.
Harapan warga, semoga Pemko Subulussalam melalui dinas terkait agar dapat memperhatikan desa kami dan berharap dapat menganggarkan untuk tahun depan.
(Amdan Harahap)
