
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Mahyaruddin Batubara, melakukan Resas III di Kota Tanjung Balai. Dan menyapa para konstituennya disana. (Foto : Istimewa)
Metro7news.com | Tanjung Balai - Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, Mahyaruddin Salim Batubara laksanakan Reses III Sidang III Tahun 2021-2022 di Gedung Olah Raga (GOR) Mini Kota Tanjung Balai, Selasa (12/07/2022).
Dalam acara tersebut Mahyaruddin kembali menyapa dan bertatap muka dengan konstituennya yang berasal dari Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin Salim yang populer dipanggil dengan Kadek, menyempatkan waktunya untuk mendengarkan langsung keluh kesah warga Sei Tualang Raso.
Ditengah berlangsungnya acara reses, Mahyaruddin Salim juga memanggil dan mengajak beberapa warga untuk mengikuti kuis dan menjawab pertanyaan yang diajukannya. Bagi warga yang dapat menjawab pertanyaan akan. diberikan hadiah langsung oleh sang senator.
Amatan awak media dilokasi, acara reses dihadiri oleh ratusan kader Golkar Kecamatan Sei Tualang Raso, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tanjung Balai, Said Budi Syafril, Lurah Sei Raja, Ketua PK Golkar Sei Tualang Raso, tokoh masyarakat dan simpatisan.
Saat memberi paparan reses, Mahyaruddin Salim mengatakan, bahwa dirinya yakin Partai Golkar akan dapat kembali memenangkan kontestansi Pemilu 2024 di Kota Tanjung Balai, jika seluruh kader dan unsur kepengurusan Partai Golkar tetap solid bertekad meraih simpati masyarakat luas sebagai modal utama kemenangan.
"Saya yakin seluruh kader Golkar, khususnya di Kecamatan Sei Tualang Raso sampai hari ini masih solid berjuang bersama Partai yang kita cintai ini. Jika pada 2019 di Dapil III ini, Golkar mendapat 4 kursi," tegasnya.
Lanjutnya, untuk kita harus bertekad dan bekerja lebih keras untuk dapat menambah 1 kursi lagi. Dalam upaya memenangkan kontestansi suara dalam Pemilu, kita harus berjuang dengan cara-cara yang baik dan humanis.
Siap Bersinergi
Saat diwawancarai oleh awak media ini terkait stagnanisasi pembangunan di Kota Tanjung Balai yang diakibatkan oleh panjangnya masa Plt Walikota Tanjung Balai.
"Menurut pandangan saya pribadi, ada dua masalah terkait pembangunan dan panjangnya masa Plt Walikota. Yang pasti pembangunan tentunya harus ada kerjasama dari semua pihak, mengingat porsi APBD Kota Tanjung Balai yang sedikit, tentu harus ada dukungan kerjasama dari pusat, provinsi dan Kota Tanjung Balai ini sendiri," ujarnya.
Menurutnya, salah satu hal yang dapat mendongkrak pembangunan di Kota Tanjung Balai tentunya dengan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
"Saya yakin Plt Walikota dan seluruh jajaran OPD sudah dapat mengetahui dari sektor mana saja yang berpotensi dapat meningkatkan PAD," jelasnya.
Karena porsi kami di Provinsi Sumut lanjut Mahyuddin, merupakan Anggota DPRD Sumut Dapil Tanjung Balai, juga putra daerah Tanjung Balai, tetap berupaya sampai sekarang. Kalau memang Plt Walikota ingin berdiskusi atau berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka menjemput APBD Provinsi Sumut.
"Sehingga bisa diarahkan pembangunannya, baik itu pembangunan jalan provinsi yang ada di Tanjung Balai, kemudian BKP atau dana bagi hasil dari provinsi ke Kota Tanjung Balai, saya pikir saya siap untuk bersinergi," ungkapnya.
Terkait masa waktu Plt Walikota yang terlalu lama, Mahyuddin Salim mengatakan, bahwa dirinya yakin Plt Walikota Tanjung Balai, H.Waris Thalib, S.Ag., MM sudah dapat menyelesaikannya dengan segera.
"Saya pikir Plt Walikota telah memiliki komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, tentunya dengan Mendagri dan Gubernur Sumut. Dalam penetapan Walikota definitif dan segera melakukan pelantikan," tambahnya.
Namun kita sendiri juga belum mendengar langsung dari beliau terkait masalah tersebut.
"Malah saya dapat info dari beberapa media tentang SK beliau yang sudah turun dari pusat, sehingga kita juga masih meraba-raba," tutupnya.
(Dst7)
