
Perangkat desa Sekota Subulussalam menggelar seruan aksi terkait gaji perangkat desa yang belum dibayarkan sampai saat ini.
Metro7news.com|Subulussalam - Perangkat desa Sekota Subulussalam menggelar aksi ABPEDNAS (Badan Permusyawaratan Desa Nasional Kota Subulussalam) terkait gaji yang sampai saat ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam,
Titik kumpul para aksi demo tersebut di Lapangan Sada Kata menuju Kantor Wali Kota Komplek Perkantoran Kampung Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Selasa (07/03/23).
![]() |
| Plt Asisten I, H. Sairun, S.Ag menemui pendemo, sayangnya para pendemo bukan merespon malah menyorakinya. |
Seruan aksi terkait di sebabkan gaji perangkat desa yang belum dibayarkan sampai saat ini, Imam-imam di desa menceritakan keluhannya tentang Fardhu Kifayah yang kerjanya bukan main, ia menceritakan siang mau malam dikala ada salah satu warga yang meninggal dunia.
"Masak sebegitu teganya Pemerintah Kota Subulussalam saat ini belum juga membayarkan honor kami, kemana hati nurani kalian," ujarnya dengan nada rasa kecewa.
Para demostran meminta agar wali kota datang dan menemui mereka akan tetapi permintaan mereka tidak terpenuhi, ada yang menyampaikan Wali Kota Subulussalam lagi menggelar do'a sukuran di rumah barunya.
Berjam-jam para perangkat desa melakukan seruan aksi menunggu kedatangan Wali Kota Subulussalam, akhirnya PLT Asisten I, H.Sairun, S.Ag menemui pendemo.
Namun kedatangan Asisten I kepada para pendemo bukan menerimanya, tetapi malah mendapat sorakan. Karena pendemo ingin ditemui wali kota, bukan Asisiten I.
"Kami butuh Wali Kota Subulussalam bukan anda (Asisten I)," ungkap pendemo.
Pantauan awak media terlihat wajah lesu dan kekecewaan yang di rasakan perangkat desa pada waktu melakukan aksi demo tersebut. Turun dalam aksi demo tersebut sekitaran ratusan lebih, tim pengamanan terdiri dari personel Polres Subulussalam, Satpol PP, Dishub, dan TNI.
Sayangnya, pada aksi demo perangkat desa itu, tidak ada respon dari Kantor Wali Kota, kini pendemo mengarah ke Kantor DPRK Subulussalam menyuarakan aspirasinya.
(Amdan Harahap)
