![]() |
| Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Tanjungbalai, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (09/09/2026). |
Metro7news.com|Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (09/09/2026).
Apel yang juga diikuti Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, Sekretaris Daerah, Nurmalini Marpaung, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, seluruh ASN, PPPK dan PPPK paruh waktu serta kepala lingkungan se-Kota Tanjungbalai.
Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin menyampaikan sejumlah pesan dan imbauan jelang bulan Ramadan.
Hal utama yang ditekankan wali kota yakni tentang disiplin ASN, sebagaimana yang telah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Wali Kota Tanjungbalai nomor 51 tahun 2025.
Ia meminta BKPSDM untuk melakukan pemeriksaan ketat tentang adanya ASN, PPPK dan PPPK paruh waktu yang hanya absen pagi langsung pulang. Dirinya, meminta BKPSDM segera mengambil tindakan terhadap hal itu.
Kita harus bekerja profesional, penuh tanggungjawab dan disiplin. Ia berharap tidak ada ASN yang tidak menguasai lingkungan kerjanya, dia tidak mau lagi non ASN, khususnya PPPK penuh waktu dan paruh waktu lebih menguasai terkait Tupoksi yang ada di kantornya.
"Laksanakan gotong-royong di lingkungan masing masing. Dia minta OPD terkait mulai dari Dinas PUTR, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dishub, camat, lurah dan kepala lingkungan melaksanakan hingga sebelum bulan puasa untuk itu kegiatan gotong-royong benar-benar dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran," ujar wali kota.
Tegasnya lagi, bulan Ramadan nanti, kita akan berlaku perubahan jam kerja untuk itu diimbau seluruh pimpinan OPD mempersiapkan program kerjanya dan memonitor ASN agar tetap bekerja sesuai jam kerja kantor yang berlaku nantinya.
Mahyaruddin juga menekankan, untuk Dinas Satpol PP lakukan imbauan di seluruh warung-warung dan tempat hiburan agar pelaksanaan jam operasionalnya tidak mengganggu kenyamanan bulan Ramadan
Lanjutnya lagi, untuk bagian Kesra segera buat jadwal Safari Ramadan, pemberian ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah), persiapkan MTQ tingkat kota usai Idul Fitri mendatang dan pelaksanaan kegiatan lainnya.
Dirinya berharap pelaksanaanya di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah mengingat saat ini kondisinya sangat sepi dan banyaknya keluhan pedagang.
"Kedepan saya meminta, pelaksanaan kegiatan dipusatkan disitu tidak lagi harus di Pendopo rumah dinas atau tempat lainnya," tegasnya.
Untuk Dishub, Wali Kota menyampaikan agar mempersiapkan lokasi Ramadan Fair. Tentukan lokasi yang strategis, nyaman, tertib dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat serta tentukan kapan pelaksanaan akan dimulai, semua persiapan harus benar benar dipersiapkan dengan matang nantinya.
Kita patut bersyukur, pada tahun lalu tidak ada sesuatu yang terjadi di Kota Tanjungbalai, banjir yang setiap tahun datang kini tidak lagi. Hal ini berkat kerja keras dan doa seluruh masyarakat Kota Tanjungbalai, terutama para mustahik.
"Untuk itu, saya minta dan imbau ASN untuk tetap ikut serta dan memberikan dukungan untuk kegiatan Baznas, agar kegiatan sosial dan keterlibatan kita membantu sesama benar-benar dirasakan manfaatnya, Doa para mustahik sangatlah mulia agar kota yang kita cintai ini tetap aman, damai dan terhindar dari bencana," harap Wali Kota Mahyaruddin.
Terakhir, wali kota meminta sekretaris daerah dan kepala BPKPD untuk terus memantau realisasi anggaran di seluruh OPD. Ia berharap untuk realisasi anggaran di tahun 2026 tidak lagi diangka 80% s/d 90%.
"Tetapi meningkat harus diatas 90% hingga 100%. Bangun kordinasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan di seluruh OPD, hal ini dalam rangka wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS dan keberlanjutan pembangunan daerah," pungkas Wali Kota Mahyaruddin.
(Humas/ds)
