ACEH SINGKIL, metro7news.com//
Kualitas material timbunan untuk proyek pembangunan jalan di wilayah Aceh Singkil kembali disorot.
Berdasarkan foto yang diterima dari lapangan pada kamis, 10 September 2026 pukul 11.59 WIB, terlihat tumpukan material yang diduga berasal dari Trans 26 dalam kondisi bercampur tanah berwarna kuning dan batu bulat sungai.
Padahal, sebelumnya pihak perusahaan pengawas sempat melakukan protes ketika material bercampur sedikit saja. Namun kini material yang datang justru lebih parah kondisinya.
"Ini material dari Trans 26 bercampur kuning, kita kemaren tu bercampur dikit pihak perusahaan protes," ujar sumber di lapangan kepada http://metro7news.com.
Material yang seharusnya berupa sirtu atau base course murni, dalam foto terlihat didominasi tanah kuning dan batu bulat yang tidak memenuhi standar kekuatan timbunan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait asal-usul dan kelayakan material tersebut. (Tim)
