| Tawuran antar kelompok pemuda di Desa Saeintis menimbulkan korban jiwa. (foto : Istimewa) |
Metro7news.com, Percut Sei Tuan – Terkait perang antar kelompok pemuda yang sempat menimbulkan korban jiwa di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (26/12/21), sekira pukul 06.00 WIB, masih dalam penyelidikan oleh pihak Kepolisian.
Hal ini dikatakan, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Muhammad Agustiawan kepada awak media ini, Minggu(26/12/21), sekira pukul 18.20 WIB. Menurut Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan para pelaku atas kejadian tersebut.
Hal ini dikatakan, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Muhammad Agustiawan kepada awak media ini, Minggu(26/12/21), sekira pukul 18.20 WIB. Menurut Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan para pelaku atas kejadian tersebut.
“Saat ini kami sudah mengumpulkan keterangan dari saksi dan sudah mengantongi nama-nama para pelaku. Permasalahan ini merupakan atensi kami untuk mengusut tuntas siapa dalang keributan tersebut. Doakan semoga permasalahan ini cepat selesai,”ucap Kapolsek saat di konfirmasi melalui telepon selulernya.
Sebelumnya, awak media coba konfirmasi dengan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, namun di arahkan kepada Kapolsek. Menurut keterangan Kapolsek, apa yang diutarakan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan merupakan arahan Kapolsek. Karena Kapolsek Percut Sei Tuan takut terjadi informasi yang salah.
“Apa yang diutarakan Kanit Reskrim, benar adanya. Semua keterangan biar pihak Humas saja nanti. Takutnya nanti lain orang yang ditanya, lain keterangannya. Oleh sebab itu, biar pihak Humas saja yang berkompeten memberikan keterangan terkait permasalahan tadi,”jelas Kapolsek.
Sementara, menurut keterangan Kapolsek Percut Sei Tuan, mengenai senjata yang menewaskan satu orang warga merupakan jenis senjata Soft Gun.
Perang antar kelompok pemuda di Jalan Musyawarah, Dusun VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, di picu adanya dendam pribadi.
Menurut keterangan dari warga yang namanya tidak mau di tulis. Kejadian ini sempat dilerai oleh Kepala Desa Saentis, Asmawito, pada kesempatan itu, pelaku sempat melakukan penembakan ke arah kelompok pemuda lawannya. Sehingga ada korban jiwa.
Adapun korban yang meninggal berinisial AS (16), diduga terkena senjata rakitan dan 6 korban lainnya berinisial Bolang, Tejo, Jidan, Abdila alias Bori, Erwin, dan No Keling, semua korban ini merupakan warga setempat.
Dalam hal ini, pihak keluarga korban meminta kepada pihak berwajib segera menangkap semua pelaku dan menghukum pelaku dengan seberat beratnya. (red)