![]() |
| Kapolres Tanjungbalai menerima audensi dan silaturahmi rombongan pengurus GPDI Nafiri (Gereja Pentakosta Di Indonesia) Kota Tanjungbalai. (doc-ist) |
Metro7news.com|Tanjungbalai - Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi, SIK, MM menerima audensi dan silaturahmi dari GPDI Nafiri (Gereja Pentakosta Di Indonesia) Kota Tanjungbalai, Jum'at (04/08/23) pukul 14.50 WIB.
Kegiatan audiensi tersebut diterima langsung oleh Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi, SIK, MM bertempat di Ruangan Paramasatwika Polres Tanjungbalai.
Turut hadir dari GPDI Nafiri, Pdt. Benyamin Lena, Pemangku Gereja GPDI Nafiri Kota Tanjungbalai, Ramot Sitepu, Seketaris GPDI Kota Tanjungbalai, Susan Wang, Staf Perlindungan Anak, Happy Simangunsong, Mentor PPKA, Mery Siahaan, Komisi PPKA, Veronika Hutauruk dan Bendahara PPKA, Juniar Sitorus.
Sementara dalam pertemuan itu, Pimpinan GPDI Kota tanjungbalai, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres yang telah menerima kami dengan baik, dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional.
"Kami akan melaksanakan acara Perayaan Hari Anak Nasional, dengan melaksanakan berbagai perlombaan yang puncaknya pada tanggal 11 Agustus 2023," ujar Pdt. Benyamin Lena.
Menurutnya, Gereja GPDI punya tujuan terhadap acara ini sebagai bentuk penghormatan, perlindungan hak anak sebagai penerus bangsa.
Adapun bentuk perlombaan yang akan dipertandingkan yaitu, membuat akun ig, tiktok dengan tema cerdas bermedia sosial, membuat vidio klip dengan tema budaya lokal, berbalas pantun dengan tema belajar disekolah, stand up komedi dengan tema info terbaru dan terviral di Medsos.
"Tujuan kami kesini adalah untuk menyampaikan surat pemberitahuan tentang acara perlombaan tersebut kepada bapak dan kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Kapolres Tanjungbalai pada kegiatan tersebut," tambahnya.
Sedangkan, Kapolres Tanjungbalai menyampaikan, issu anak merupakan hal yang urgent, banyak kasus yang telah kami tangani. Dimana anak sebagai pelaku dan korban. Perlu kita ketahui bersama, bahwa beda cara penanganannya dengan orang dewasa.
"Kami berharap Gereja GPDI yang kita resmikan setahun yang lalu sebagai gereja ramah anak, tetap berkontribusi terhadap perkembangan anak, khususnya di Kota Tanjungbalai," ungkap Kapolres.
Dalam hal ini, kita berusaha terus memberikan pelajaran terbaik bagi anak, dan pelajaran yang paling baik kepada anak adalah ajaran agama.
"Karena kebahagian yang hakiki, adalah apabila kita mengamalkan agama secara sempurna, apapun itu agamanya," pungkas Kapolres.
(Dst7)

