-->

Notification

×

Iklan

Kebutuhan Air RSUD Panyabungan Dipasok dari Sungai Batang Gadis, Keruh dan Tercemar Aktivitas Pertambangan Ilegal

Rabu, 24 September 2025 | September 24, 2025 WIB Last Updated 2025-09-24T10:15:24Z
Gedung baru RSUD Panyabungan di Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Rabu (24/09/25).

Metro7news.com|Madina - Kondisi air untuk kebutuhan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan sangat memperihatinkan dan diduga belum layak untuk digunakan sebagaimana standar baku kebutuhan air untuk fasilitas kesehatan.


Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda), Sahnan Pasaribu, Rabu (24/09/25) dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina, menyampaikan bahwa air yang digunakan pada RSUD Panyabungan masih disedot langsung dari Sungai Batang Gadis.


"Kebutuhan air di RSUD Panyabungan masih langsung diambil dari Sungai Batang Gadis dan langsung digunakan," ungkapnya.


Selain itu, Sekda Madina juga mengakui bahwa kondisi kwalitas air pada Sungai Batang Gadis sangat memperihatinkan karena keruh akibat dampak dari aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Sungai Batang Gadis.


"Sama kita ketahui, bahwa kondisi Sungai Batang Gadis keruh akibat pencemaran dari akibat aktivitas pertambangan di bagian hulu," jelas Sahnan Pasaribu lagi.


Walau kondisi Sungai Batang Gadis tercemar oleh aktivitas penambangan di bagian hulu Sungai, kebutuhan air untuk RSUD Panyabungan masih tetap dipasok dari Sungai Batang Gadis meski pun itu belum memenuhi standar kesehatan.


(MSU)

×
Berita Terbaru Update